Dalam angan dan harapan selalu aku bayangkan sosok sempurna yang akan mengisi kekosongan hati ini. Menemani setiap langkah, menyempurnakan setiap detik waktu, dan menjadi pengingat lembut akan kesalahan-kesalahanku. Menjadikan semua indah, menjadikan semua mudah dan menjadikan semua begitu sederhana dengan rumitnya kebahagiaan yang dia berikan. Iya, itu sebuah angan, sebuah harapan yang selalu aku bayangkan.
Bukan lagi cinta, bukan lagi sayang, tapi kesempurnaan karena memiliki kamu yang mendamaikan, memiliki kamu yang membahagiakan, memiliki kamu yang menguatkan, memiliki kamu yang mengerti akan arti sebuah kesetiaan, memiliki kamu yang mengerti akan arti ketulusan, dan memiliki kamu yang mengerti akan arti sebuah pengorbanan. Iya, kamu belahan jiwa, bukan lagi cinta dan bukan lagi sayang, karena lebih dari itu, lebih murni dari itu.
Aku terima rasa sakit yang aku rasakan, aku terima penguji hati yang datang, aku terima semua luka selama ini, luka yang aku dapat karena berusaha hanya untuk menemukan kamu, kamu belahan jiwa yang memang Tuhan takdirkan untukku. Kegagalan memang kadang membuatku jenuh, membuatku merasa ingin menyerah mencari kamu, dan kegagalan itu sudah cukup membuat mati rasa ini, mati karena selalu disakiti oleh penguji hati hanya untuk menemukan kamu.
Tapi aku harus kuat, kuat menerima semua ini, agar nanti saat aku bertemu kamu belahan jiwa, aku tak lagi rapuh dan tak lagi jadi pengeluh akan semua kekurangan kamu. Hingga nanti bersama kamu belahan jiwa, bersama dalam perbedaan yang akan kita persatukan, bersama dengan kekurangan yang akan saling melengkapi, dan bersama dengan kelebihan yang akan saling menguatkan.
Dengan rencana Tuhan, dengan skenario yang memang sulit untuk kita pahami, satu hal yang aku yakini "Bahagia itu pasti dan bahagia akan datang pada saatnya". Suatu saat nanti, kita akan dipertemukan dalam cinta yang damai, yang saling mengasihi, saling melengkapi, saling mengerti, saling memahami, saling berbagi, dan saling mencintai, yang sangat takut melakukan kesalahan yang akan membuat satu sama lain tersakiti, itu pasti suatu saat nanti.
Kuatkan aku Tuhan, bantu aku menjadi pribadi yang baik, bantu aku menjadi dia yang sabar, bantu aku untuk menjadi pribadi yang hebat, agar jodoh ku juga seperti itu. aamiin. ~
Tidak ada komentar:
Posting Komentar